kitchenset-hpl-alumunium-2

lemari pakaian jenis

Lemari pakaian / Wardrobe  adalah satu jenis mebel yang seringkali diperlukan dalam kehidupan sehari hari. Walaupun namanya lemari pakaian / lemari wardrobe , namun senyatanya fungsi lemari wardrobe / pakaian tidak hanya untuk menyimpan baju dan turunannya. Bahkan tak jarang barang-barang lain pun seringkali disusupkan ke wilayah ini.

Untuk memilih sebuah lemari wardrobe / pakaian, sekarang ini memanglah tidak terlalu sulit. Karena banyak produsen yang menawarkan barang dengan berbagai mutu dan model yang beragam. Walaupun begitu, memilih sebuah lemari wardrobe /lemari pakaian juga tidaklah mudah.

selain tampilan luarnya, yang jadi pertimbangan utama adalah bagaimana lemari wardrobe / pakaian tersebut bisa mengakomodasikan barang-barang yang dimiliki oleh seseorang.

Bahan yang digunakan untuk membuat sebuah lemari pakaian juga bermacam-macam. namun hingga sekarang ini, bahan kayu masih menjadi pilihan. itu karena lemari kayu bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama, selain kekuatannya. lemari wardrobe / lemari pakaian bisa dikategorikan dalam dua bentuk, yaitu:
1.lemari yang langsung menempel pada dinding (fitted wardrobes)
2.lemari yang bisa dipindahkan (free standing wardrobes).

Fitted wardrobes biasa juga disebut dengan built in wall. Bentuk lemari ini bisa dikatakan sebagai salah satu pilihan cerdas dalam memanfaatkan ruangan kosong. Misalnya saja pada sebidang dinding yang tidak bisa dimanfaatkan, atau pada dinding dengan langit-langit miring. untuk membuat lemari jenis ini, diperlukan juga sebuah ketrampilan tersendiri agar lemari yang dihasilkan bisa tampil cantik dan menarik.
ada tiga model lemari built in wall ,  yaitu : fully built in, framed built in dan sliding door.

Fully built in mempunyai sisi atas, bawah, belakang dan dua sampingnya. Jika pintu lemari dibuka, maka seluruh sisi penutupnya akan terlihat. di bagian bawahnya dilengkapi dengan kaki lemari yang menyatu dengan kerangka. sementara pintu lemari bisa dibuka tutup menyamping karena ada engsel yang dikaitkan pada kerangka pula. Kebanyakan lemari ini dibuat untuk mengisi dinding hingga hampir mencapai langit-langit.

Frame built in hanya mempunyai sisi bawah (atau langsung berbatasan dengan lantai), dan tidak mempunyai sisi belakang. Lemari ini biasa dibuat penuh mulai dari lantai hingga langit-langit. dinding itulah juga yang langsung digunakan sebagai bagian belakangnya. Pintunya bisa dengan menggunakan engsel, yang dibuka ke atas ataupun menyamping. untuk sliding door, biasanya dibuat seperti bentuk kedua, tapi dengan pintu geser. antara pintu geser dan bagian dalam lemari biasanya diberi jarak sekitar 5 cm, agar barang-barang di dalamnya tidak ikut tergeser atau terjepit ketika pintu dibuka maupun ditutup. sebuah cermin biasanya juga diletakkan di pintunya sebagai salah satu pemanisnya.

sedangkan free standing wardrobes, bentuknya lebih menyerupai kotak, dilengkapi dengan engsel pada pintunya. Kelebihannya, lemari ini bisa dipindah-pindahkan

Sumber :  panduan-cerdas-cari-rumah-tabloif-pro-biz-property-edisi-12 dengan perubahan seperlunya

 

 

Posted in lemari pakaian and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>